Home > Kegiatan > Kebermaknaan Berliterasi

Kebermaknaan Berliterasi

Kebermaknaan Berliterasi

Menyandingkan kebermaknaan dalam berliterasi antara murid dan guru merupakan sebuah momentum kolaborasi yang “epik.”

Hari ini, Kamis 5 Desember 2019 merupakan cikal dimulakannya kegiatan Literasi di SMK Mitra Karya dengan pembacaan Ikrar Literasi oleh murid dan guru.

Setelah pencanangan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) pada saat apel pagi usai, kami seluruh guru serta murid memosisikan diri untuk fokus membaca buku yang kami bawa dari rumah.

Aktivitas membaca dimulai dengan tanda bel berbunyi untuk selanjutnya kami semua tanpa terkecuali membaca selama lebih kurang 30 menit. Aktivitas ini menarik perhatian karena tak terdengar suara bergumam sedikitpun saat “reading time” berjalan. Yang terdengar hanya suara lengkingan lalu lalang kendaraan bermotor dan sirene ambulan yang melintasi ruas jalan depan sekolah.

Setelah 30 menit berlalu akhirnya bel pun kembali berbunyi. Seluruh aktivitas membaca dihentikan untuk selanjutnya diteruskan dengan mereview buku yang telah dibaca.

Sebagai starter, bapak kepala sekolah menunjuk satu murid untuk menyebutkan nama seorang guru untuk menyampaikan book reviewnya. Pak Fahri adalah guru yang disebut pertama kali. Ia pun menjelaskan tentang bagian dari buku yang dibacanya tentang kejuaraan NBA. Begitu lugasnya guru yang biasa disapa coach ini memaparkan hal-hal yang memang menjadi hobinya dalam bermain bola basket.

Kini giliran coach Fahri menyebut satu nama murid yaitu Sodikin. Dengan penuh rasa percaya diri ia pun tampil. Buku yang dibaca Sodikin adalah Kiat sukses seorang pengusaha bernama Bob Sadino. Meski diawal tampak pede namun Sodikin sempat gugup dalam mereview bukunya. Hal tersebut dapat dimaklumi karena mereview kembali informasi yang dibaca kemudian mempresentasikannya secara lisan tidaklah mudah. Demikian seterusnya beralih ke murid lain bernama Nazar Amar serta 2 orang guru kece lainnya yaitu Mr. Saeful dan Ms. Muji menjelaskan resume buku yang dibacanya.

Literasi sejatinya memang tidak hanya berfokus pada membaca saja. Kegiatan yang kami lakukan sudah sampai pada mereview buku yang dibaca sehingga aktivitas ini lebih kian bermakna. Keterlibatan guru sebagai role model bagi murid juga menambah KEBERMAKNAAN pada kegiatan Literasi hari ini.

Terima kasih pada bapak kepala sekolah, bpk. Drs. H. Dian Kadhar Mandiana, MM. yang telah mensupport kami dengan deklarasi dan Ikrar Literasi. Tak lupa untuk Ms.Tari atas diskusi dan ide-idenya tentang literasi serta Mr. Saeful Barokah yang sudah menginisiasi terwujudnya kegiatan ini hingga berjalan dengan sukses.(Posted.by.Muslim.)

Kebermaknaan Berliterasi Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp WhatsApp us